//
you're reading...
ekonomi,dll

TERGANGGU POLITIK RUPIAH KEMBALI MELEMAH

JAKARTA, KOMPAS.com — Kurs rupiah terhadap dollar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Kamis (4/2/2010) sore, tertekan 38 poin menjadi Rp 9.333/Rp 9.343 per dollar AS dibanding penutupan sehari sebelumnya pada Rp 9.295/Rp 9.305.

Pada pembukaan Kamis pagi, rupiah juga sudah turun 20 poin dibanding penutupan hari sebelumnya.

Pengamat pasar uang, Farial Anwar, di Jakarta mengatakan bahwa pelaku pasar melepas rupiah untuk mencari untung setelah mata uang ini menguat hingga di bawah angka Rp 9.300 per dollar AS. “Kami memperkirakan, pelaku pasar akan kembali melepas rupiah karena faktor eksternal cenderung melemah,” katanya.

Farial Anwar yang juga Direktur Currency Management Group mengatakan, melemahnya bursa regional akibat terimbas oleh bursa Wall Street yang melakukan faktor utama yang menekan rupiah hingga melemah. “Selain itu, dollar AS di pasar regional mengalami kenaikan terhadap mata uang utama Asia itu,” ujarnya.

Rupiah, lanjut dia, dinilai masih cukup baik dengan posisi saat ini dan masih ada peluang untuk kembali menguat. “Tekanan terhadap rupiah juga terjadi akibat stabilitas politik yang masih tak menentu,” ucapnya.

Meski demikian, menurut dia, pelaku asing masih berminat untuk bermain di pasar karena keuntungan yang diraih masih lebih tinggi ketimbang pasar lain. “Indonesia masih merupakan tempat mencari keuntungan bagi pelaku asing karena itu mereka masih bercokol, baik di pasar uang maupun pasar saham,” katanya.

Ia mengatakan, pelaku asing saat ini agak hati-hati bermain di pasar karena mereka ingin mengetahui lebih jauh pelaksanaan kawasan perdagangan bebas ASEAN-China yang mengakibatkan produk-produk China membanjiri pasar Indonesia. “Pemerintah Indonesia diharapkan membatasi membanjirnya produk-produk China agar produk lokal tetap tumbuh,” ucapnya.

About milanovira

FRIENDLY,MOSLEM,OPEN FOR FRIEND

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: