//
you're reading...
ekonomi,dll

PEMERINTAH HARUS BERSIKAP HADAPI ACFTA

BANDUNG, KOMPAS.com – Pemerintah harus bersikap dengan melakukan berbagai pembenahan untuk menyelamatkan industri manufaktur, khususnya tektil, dari ancaman serbuan produk murah Cina menyusul pemberlakukan Perjanjian Perdagangan Bebas ASEAN-China (ACFTA).

Jangan sampai, produk tekstil nantinya menjadi sunset industry.

Pembenahan dimaksud bukanlah berupa langkah yang ekstrem, misalnya proteksi atau penarikan diri dari ketentuan ACFTA.

Langkah yang diharapkan, menurut Sekretaris Jenderal Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Kevin Hartanto , Kamis (4/2/2010) adalah menyiapkan berbagai instrumen yang mampu mendorong daya saing pengusaha lokal.

Diantaranya, memperbaiki infrastruktur, ketersediaan energi yang murah dan mudah, dan menekan suku bunga. Tidak kalah penting, penyediaan iklim perburuhan yang baik melalui revisi UU Ketenagakerjaan. “Ketiadaan upaya pembenahan ini hanya akan berdampak negatif bagi sektor industri manufaktur karena akan turut membebani operasional dan investasi industri. Dengan sendirinya, kehilangan daya saing,” katanya.

“Jangan sampai, produk tekstil nantinya menjadi sunset industry. Yang rugi nantinya tidak hanya pengusaha, tetapi juga bangsa ini. Berapa banyak pekerja yang akan kehilangan pekerjaan? Jika satu industri ada seribu karyawan, bayangkan berapa banyak pekerja yang akan terkena dampak?” tambahnya.

About milanovira

FRIENDLY,MOSLEM,OPEN FOR FRIEND

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: