ECONOMICS

JURNAL UMUM

LATIHAN

Siklus Akuntansi Jasa

JURNAL UMUM

oleh: Gito Brahmana

A. JURNAL (Journal) adalah catatan akuntansi permanen yang pertama (book of original entry), yang digunakan untuk mencatat transaksi keuangan perusahaan secara kronologis dengan menyebutkan akun yang di Debet maupun yang di Kredit.

Fungsi jurnal meliputi :

1. Fungsi historis, yaitu jurnal merupakan kegiatan mencatat semua transaksi keuangan secara kronologis atau berurutan sesuai dengan tanggal terjadinya.

2. Fungsi mencatat, yaitu jurnal merupakan pencatatan yang lengkap terperinci, artinya semua transaksi dengan sumbernya harus dicatat tanpa ada yang ketinggalan.

3. Fungsi analisis, yaitu jurnal menganalisis transaksi untuk menentukan akun yang harus di Debet maaupun yang di Kredit.

4. Fungsi instruktif, yaitu jurnal merupakan perintah memposting dalam buku besar baik yang di Debet maupun yang di Kredit sesuai hasil analisis dalam jurnal.

5. Fungsi informatif, yaitu jurnal memberikan keterangan kegiatan perusahaan secara jelas.

Secara umum jurnal terdiri dari jurnal umum dan jurnal khusus. Pada semester ini kita akan membahas jurnal umum saja. Bentuk jurnal umum adalah :

Jurnal Umum

Halaman : (1)

Tanggal No Bukti Nama Akun dan Keterangan Ref Debet Kredit
(2) (3) (4) (5) (6) (7)

Keterangan :

(1) Diisi dengan nomor halaman jurnal secara berurutan.

(2) Diisi dengan tanggal terjadinya transaksi secara berurutan dengan kronologis terjadinya transaksi.

(3) Diisi nomor surat bukti transaksi.

(4) Diisi dengan nama akun yang di debet ditulis terlebih dahulu, baris bawahnya ditulis akun yang di kredit dan ditulis menjorok ke sebelah kanan. Selanjutnya baris bawahnya ditulis penjelasan ringkas transaksi yang bersangkutan.

(5) Diisi nomor kode akun, tetapi ingat nomor kode akun ini diisi hanya jika akan diposting ke buku besar.

(6) Dan (7) diisi dengan jumlah rupiah dari akun yang di debet maupun yang di kredit.

Sebelum bukti transaksi keuangan dicatat dalam jurnal, terlebih dahulu dilakukan analisis untuk menentukan pengaruhnya terhadap akun-akun di perusahaan. Pola pencatatan transaksi dalam jurnal diatur dalam sebuah mekanisme Debet dan Kredit. Pengertian Debet dalam Akuntansi menunjukan sisi sebelah kiri dan Kredit menunjukan sebelah kanan. Mekanisme Debet dan Kredit terlihat dalam tabel sebagai berikut :

Mekanisme Debet dan Kredit

No Jenis Akun Keterangan
Bertambah Berkurang
1 HARTA DEBET KREDIT Harta jika bertambah dicatat di Debet Harta jika berkurang dicatat di Kredit
2 UTANG KREDIT DEBET Utang jika bertambah dicatat di Kredit Utang jika berkurang dicatat di Debet
3 MODAL KREDIT DEBET Modal jika bertambah dicatat di Kredit Modal jika berkurang dicatat di Debet
4 PENDAPATAN KREDIT DEBET Pendapatan jika bertambah dicatat di Kredit Pendapatan jika berkurang dicatat di Debet
5 BEBAN DEBET KREDIT Beban jika bertambah dicatat di Debet Beban jika berkurang dicatat di Kredit

Berikut ini contoh pencatatan dalam jurnal umum untuk transaksi yang terjadi selama bulan Mei tahun 2006 di perusahaan ALI TAILOR

Transaksi 1 : 1 MEI

Tn. Ali menyetor uang pribadi ke dalam perusahaan “ALI TAILOR” sebagai modal awal usaha jahit sebesar Rp 4.000.000,-

Analisis transaksi :

􀂃 Harta perusahaan dalam bentuk Kas bertambah Rp 4.000.000,- (Debet)

􀂃 Modal Tn. Ali Bertambah Rp 4.000.000,- (Kredit)

Jurnal :

Tanggal Nama Akun dan Keterangan Ref Debet Kredit
Mei 1 KasModal Tn. Ali

(Setoran modal awal Tn. Ali)

Rp4.000.000- -Rp4.000.000

Transaksi 2 : 2 MEI

Disewa sebuah ruko untuk usaha jahit dengan membayar Rp 1.200.000,- untuk 6 bulan. Disewa sebuah ruko untuk usaha jahit dengan membayar Rp 1.200.000,- untuk 6 bulan.

Analisis transaksi :

􀂃 Harta perusahaan dalam bentuk Sewa Dibayar Dimuka bertambah Rp 1.200.000,- (Debet)

􀂃 Harta perusahaan dalam bentuk Kas berkurang Rp 1.200.000,- (Kredit)

Jurnal :

Tanggal Nama Akun dan Keterangan Ref Debet Kredit
Mei 2 Sewa Dibayar DimukaKas

(Pembayaran sewa ruko)

Rp 1.200.000- -Rp 1.200.000

Transaksi 3 : 4 MEI

Dibeli tunai perlengkapan jahit dari Toko Jaya dengan harga Rp 800.000,-

Analisis transaksi :

􀂃 Harta perusahaan dalam bentuk Perlengkapan Jahit bertambah Rp 800.000,- (Debet)

􀂃 Harta perusahaan dalam bentuk Kas berkurang Rp 800.000,- (Kredit)

Jurnal :

Tanggal Nama Akun dan Keterangan Ref Debet Kredit
Mei 4 Perlengkapan JahitKas

(Pembelian tunai perlengkapan dari Toko Jaya)

Rp 800.000- -Rp 800.000

Transaksi 4 : 10 MEI

Tanggal Nama Akun dan Keterangan Ref Debet Kredit
Mei 10 KasPerlengkapan Jahit

(Pembelian tunai perlengkapan dari Toko Jaya)

Rp 300.000- -Rp 300.000
Telah diselesaikan jahitan pakaian langganan seharga Rp 300.000 dan langsung diterima pembayarannya.Analisis transaksi :

􀂃 Harta perusahaan dalam bentuk Kas bertambah Rp 300.000,- (Debet)

􀂃 Pendapatan perusahaan bertambah Rp 300.000,- (Kredit)

Telah diselesaikan jahitan pakaian langganan seharga Rp 300.000 dan langsung diterima pembayarannya.

Transaksi 5 :

Mei

12

Dibeli peralatan jahit dari Toko Sekawan seharga Rp 1.500.000,- baru dibayar Rp500.000,-

Analisis transaksi :

􀂃 Harta perusahaan dalam bentuk Peralatan Jahit bertambah Rp 1.500.000,- (Debet)

􀂃 Harta perusahaan dalam bentuk Kas berkurang Rp 500.000,- (Kredit)

􀂃 Utang perusahaan (ke Toko Sekawan) bertambah Rp 1.000.000,- (Kredit)

Tanggal Nama Akun dan Keterangan Ref Debet Kredit
Mei 12 Peralatan JahitKas

Utang Usaha

(pembelian peraltan sebagian tunai ke Toko Sekawan)

Rp 1.500.000-

-

-Rp 500.000

Rp 1.000.000

Transaksi 6: MEI 18

Telah diselesaikan jahitan pakaian Tn. Ahmad seharga Rp 1.700.000 sudah dikirimkan tagihannya.

Analisis transaksi :

􀂃 Harta perusahaan dalam bentuk Piutang Usaha bertambah Rp 1.700.000,- (Debet)

􀂃 Pendapatan perusahaan bertambah Rp 1.700.000,- (Kredit)

Jurnal :

Tanggal Nama Akun dan Keterangan Ref Debet Kredit
Mei 18 Piutang UsahaPendapatan jahit

(Pendapatan jahit dalam tagihan ke Tn. Ahmad)

Rp 1.700.000- -Rp 1.700.000

TRANSAKSI 7: MEI 12

Dibayar ke Toko Sekawan Rp 800.000,- atas pembelian peralatan jahit tanggal 12 Mei.

Analisis transaksi :

􀂃 Harta perusahaan dalam bentuk Kas berkurang Rp 800.000,- (Kredit)

􀂃 Utang perusahaan (ke Toko Sekawan) berkurang Rp 800.000,- (Debet)

Jurnal :

Tanggal Nama Akun dan Keterangan Ref Debet Kredit
Mei 19 Utang UsahaKas

(Pembayaran Utang ke Toko Sekawan)

Rp 800.000- -Rp 800.000

TRANSAKSI 8:MEI 20

Dibayar gaji pegawai untuk 2 minggu kerja Rp 200.000,-

Analisis transaksi :

􀂃 Harta perusahaan dalam bentuk Kas berkurang Rp 200.000,- (Kredit)

􀂃 Beban Gaji bertambah Rp 200.000,- (Debet)

Jurnal :

Tanggal Nama Akun dan Keterangan Ref Debet Kredit
Mei 20 Beban GajiKas

(Pembayaran gaji pegawai)

Rp 200.000- -Rp 200.000

TRANSAKSI 9: MEI 21

Diterima pinjaman dari BPD JABAR Rp 2.000.000,- dikenakan biaya administrasi Rp250.000.
Tanggal Nama Akun dan Keterangan Ref Debet Kredit
Mei 21 KasBeban Administrasi

Utang Bank

(Penerimaan pinjaman dari Bank dipotong bunga)

Rp 1.750.000Rp 250.000

-

Rp 2.000.000

TRANSAKSI 10:MEI 22

Tn. Ali mengambil uang perusahaan untuk keperluan pribadi Rp 400.000,-

Analisis transaksi :

􀂃 Harta perusahaan dalam bentuk Kas berkurang Rp 400.000,- (Kredit)

􀂃 Pengambilan pemilik (Prive) bertambah Rp 400.000,- (Debet)

Jurnal :

Tanggal Nama Akun dan Keterangan Ref Debet Kredit
Mei 22 PriveKas

(Prive Tn. Ali)

Rp 400.000- -Rp 400.000

TRANSAKSI 11: MEI 23

Diterima pembayaran dari Tn. Ahmad Rp 1.400.000,- atas penyelesaian jahitan tanggal 18 Mei.

Analisis transaksi :

􀂃 Harta perusahaan dalam bentuk Kas bertambah Rp 1.400.000,- (Debet)

􀂃 Harta perusahaan dalam bentuk Piutang (ke Tn. Ahmad) berkurang Rp 1.400.000,- (Kredit)

Jurnal :

Tanggal Nama Akun dan Keterangan Ref Debet Kredit
Mei 25 KasPiutang Usaha

(Penerimaan pembayaran tagihan jahitan Tn Ahmad)

Rp1.400.000- -Rp1.400.000

TRANSAKSI 12 :MEI 30

Dibeli secara kredit perlengkapan jahit dari Toko Jaya dengan harga Rp 200.000,-

Analisis transaksi :

􀂃 Harta perusahaan dalam bentuk Perlengkapan bertambah Rp 200.000,- (Debet)

􀂃 Utang perusahaan (ke Toko Jaya) bertambah Rp 200.000,- (Kredit)

Jurnal :

Tanggal Nama Akun dan Keterangan Ref Debet Kredit
Mei 30 Perlengkapan JahitUtang Usaha

(Pembelian perlengkapan secara kredit ke Toko Jaya)

Rp 200.000- -Rp 200.000

TRANSAKSI 13: MEI 31

Dibayar cicilan ke BPD JABAR Rp 230.000,- termasuk bunga pinjaman Rp 30.000,-

Analisis transaksi :

􀂃 Harta perusahaan dalam bentuk Kas berkurang Rp 230.000,- (Kredit)

􀂃 Beban Bunga bertambah Rp 30.000,- (Debet)

􀂃 Utang perusahaan ke Bank berkurang Rp 200.000,- (Debet)

Jurnal :

Tanggal Nama Akun dan Keterangan Ref Debet Kredit
Mei 31 Utang BankBeban Bunga

Kas

(Pembayaran cicilan ke BPD ditambah bunganya)

Rp 200.000Rp 30.000

-

Rp 230.000

MAKA JURNAL SECARA UTUH TANGGAL 31 DESEMBER:

“ALI TAILOR”

JURNAL UMUM

Bulan Mei 2006

Halaman : 01

Tanggal Nama Akun Ref Debet Kredit
Mei 1 KasModal Tn. Ali

(Setoran modal awal Tn. Ali)

Rp 4.000.000- -Rp4.000.000
2 Sewa Dibayar DimukaKas

(Pembayaran sewa ruko)

Rp 1.200.000- -Rp 1.200.000
4 Perlengkapan JahitKas

(Pembelian tunai perlengkapan dari Toko Jaya)

Rp 800.000- -Rp 800.000
10 KasPendapatan jahit

(Pendapatan jahit tunai)

Rp 300.000- -Rp 300.000
12 Peralatan JahitKas

Utang Usaha

(Pembelian peralatan sebagian tunai ke Toko Sekawan)

Rp 1.500.000-

-

-Rp 500.000

Rp 1.000.000

18 Piutang UsahaPendapatan jahit

(Pendapatan jahit dalam tagihan ke Tn. Ahmad)

Rp 1.700.000- -Rp 1.700.000
19 Utang UsahaKas

(Pembayaran Utang ke Toko Sekawan)

Rp 800.000- -Rp 800.000
20 Beban GajiKas

(Pembayaran gaji pegawai)

Rp 200.000- -Rp 200.000
21 KasBeban Administrasi

Utang Bank

(Penerimaan pinjaman dari Bank dipotong bunga)

Rp 1.750.000Rp 250.000

-

Rp 2.000.000

22 PriveKas

(Prive Tn. Ali)

Rp 400.000- -Rp 400.000
25 KasPiutang Usaha

(Penerimaan pembayaran tagihan jahitan Tn Ahmad)

Rp 1.400.000- -Rp 1.400.000
30 Perlengkapan JahitUtang Usaha

(Pembelian perlengkapan secara kredit ke Toko Jaya)

Rp 200.000- -Rp 200.000
31 Utang BankBeban Bunga

Kas

(Pembayaran cicilan ke BPD ditambah bunganya)

Rp 200.000Rp 30.000

-

Rp 230.000

220 Tanggapan to "JURNAL UMUM"

B

septian haris :
min, mau nanyak ne!
kalau soal nya kyak gini gmana jawabnya
di akhir bulan sisa perlengkapan SALON yang ada di gudang 1.100.000
perlengkapan KANTOR yang ada di gudang 450.00000

akumulasi penyusutan peralatan salon untuk bulan ini 100.000
sewa kantor yang telah menjadi beban 500.000
untuk buat jurnal umumnya per 31 desember gmana min?
mohon jawabannya ya……jawabannya adalah sebagai berikut….
1. Beban perlengkapan kantor didebit Rp.650.000
perlengkapan kantor dikredit Rp.650.000
2. Biaya penyusutan peralatan salon Rp.100000
Akumulasi penyusutan peralatan salon Rp.100.000
3.beban sewa didebit Rp.500000
Utang sewa dikredit Rp.500000

sore miss….mw tanyak ne,kalaulah soalnya seperti ini jurnalnya bgaimana ya miss
1. nilai perlengkapan reparasi ditaksir sebesar 1.600 (saldo awal 2.000 )
2.beben penyusutan peralatan sebesar 2000,bunga yang masih terhutang 90
3.perlengkapan kantor 800 dan sisa yang belum terpakai 300

mohon jwabanya ya miss

Anonymous :
sore miss….mw tanyak ne,kalaulah soalnya seperti ini jurnalnya bgaimana ya miss

1. nilai perlengkapan reparasi ditaksir sebesar 1.600 (saldo awal 2.000 )
2.beben penyusutan peralatan sebesar 2000,bunga yang masih terhutang 90
3.perlengkapan kantor 800 dan sisa yang belum terpakai 300
mohon jwabanya ya miss

siang miss, .bleh awak tnya ni, .?
_perusahaan meminjam uang dari bank sebesar 20juta dengan bunga 16% pertahun.
pa jurnalnya ea miss

dibeli barang dagangan secara kredit PT Merpati sebesar 6500.000.dengan termin 2/10. n/30
diabayar biaya angkut pembelian baang dagangan yang dibeli dari PT merpati Rp 30.000,
bagaiamana jurnalnya mas,bu?

Anonymous :
siang miss, .bleh awak tnya ni, .?
_perusahaan meminjam uang dari bank sebesar 20juta dengan bunga 16% pertahun.
pa jurnalnya ea miss

waktu pinjamnya kapan ya Sir?

untuk Jurnal Awalnya :

(D) Kas Rp. 20.000.000,-
(K) Utang Bank Rp. 20.000.000,-

misalkan saya asumsikan waktu pinjam uang dari bank pada tanggal 1 Februari 2012

Hitung Bunga Per Tahun = 20 jt x 16% / 100% = Rp. 3.200.000,-

Bunga Per Bulannya = Rp. 3.200.000/ 12 = 266.667
Bunga yang telah Jatuh Tempo = 11 Bulan x 266.667 = 2.933.337

Jurnal Penyesuaian untuk Bunga per 31 Desember 2012

(K) Beban Bunga Rp. 2.933.337
(D) Utang Bunga Rp. 2.933.337

Anonymous :
sore miss….mw tanyak ne,kalaulah soalnya seperti ini jurnalnya bgaimana ya miss
1. nilai perlengkapan reparasi ditaksir sebesar 1.600 (saldo awal 2.000 )
2.beben penyusutan peralatan sebesar 2000,bunga yang masih terhutang 90
3.perlengkapan kantor 800 dan sisa yang belum terpakai 300
mohon jwabanya ya miss

coba saya bantu jawab ya

Jurnal Penyesuaian per 31 Desember 20xx
1.
(D) Beban Penyusutan Perlengkapan MYR. 400
(K) Akumulasi Penyusutan Perlengkapan MYR. 400

2.
(D) Beban Penyusutan Peralatan MYR. 2000
(K) Akumulasi Penyusutan Peralatan MYR. 2000

(D) Beban Bunga MYR. 90
(K) Utang Bunga MYR. 90

3.
(D) Beban Penyusutan Perlengkapan Kantor MYR. 500
(K) Akumulasi Penyusutan Perlengkapan Kantor MYR. 500

Neraca setelah Penyesuaian Per 31 Desember 20xx

(D) Perlengkapan Reparasi MYR. 1600
(D) Perlengkapan Kantor MYR. 300
(D) Peralatan MYR. ??? (tidak diketahui dari soal berapa sisa nilai peralatan tersebut)

(K) Beban Bunga MYR. 90

Jongko Herlaut :
Bagaimana cara mengerjakan contoh soal seperti ini:
tgl 12/2 Membeli peralatan secara kredit sebesar Rp. 438.000,-
tgl 21/2 Membayar kepada kreditur untuk peralatan yg dibeli tgl 12 Februari.

Jurnal Umum
12 / 2
(D) Peralatan Rp. 438.000
(K) Utang Dagang Rp. 438.000

21 / 2
(D) Utang Dagang Rp. 438.000
(K) Kas Rp. 438.000

fitriah sirait :
tolong saya saya binggung jwabanya yang nie (Kami telah mengkredit rekening saudra sebagai berikut : penerimaan kembali 10 unit kaos olhraga karena rusak sebesar 250.000 tu maksd nya pa trus tuk wat juaranl umum dan khsus poin pa saja yang harus diperhatikan

maksud dari pertanyaannya adalah; Barang/kaos yang dijual kepada pelanggan ternyata tidak sesuai dengan spesifikasi order yang dipesan (karena rusak berat) oleh karena itu harus dikembalikan kepada Perusahaan Penjualnya

asumsi pertama: Jika sebelumnya penjualan itu dibeli secara tunai (Kas), maka
Jurnal Umumnya :

(D) Retur Penjualan Rp. 250.000,-
(K) Kas Rp. 250.000,-

Asumsi kedua : Jika sebelumnya penjualan itu dibeli secara kredit (Piutang Dagang), maka Jurnal Umumnya :
(D) Retur Penjualan Rp. 250.000,-
(K) Piutang Dagang Rp. 250.000,-

agus taryono :
dibeli barang dagangan secara kredit PT Merpati sebesar 6500.000.dengan termin 2/10. n/30
diabayar biaya angkut pembelian baang dagangan yang dibeli dari PT merpati Rp 30.000,
bagaiamana jurnalnya mas,bu?

Jurnal Umumnya
[D] Persediaan Barang Dagangan Rp. 6.500.000
[K] Utang Dagang Rp. 6.500.000

atau
[D] Pembelian Barang Dagangan Rp. 6.500.000
[K] Utang Dagang Rp. 6.500.000

Termin 2/10 adalah Jika Perusahaan Agus Taryono membayar utang dagangnya sebelum atau saat 10 hari setelah pembelian, maka perusahaan Agus akan mendapatkan diskon sebesar 2%.

misalnya ya… Perusahaan Agus membayar utangnya pada saat setelah 10 hari dari pembeliannya sebesar Rp. 4.000.000,-
Diskon Pembelian = 2% x 4.000.000 / 100 = Rp. 80.000
maka Jurnalnya

[D] Utang Dagang Rp. .4.000.000
[K] Kas Rp. 3.920.000
[K] Diskon Pembelian Rp. 80.000

untuk yang no. 2
[D] Beban Angkut Rp. 30.000
[K] Kas Rp. 30.000

saya pikir belajar akutansi itu mudah ternyata belajar akutansi itu hampir sama dengan belajr matematika .

permisi saya mau bertanya jika ada pertanyaan perlengkapan yang telah dipakai RP. 400.000 BAGAIMANA posting ke jurnal umumnya??? terima kasih

Arief Prayogo :

milanovira :
untuk Lonni…
jawab: Beban sewa gedung (diDebet) Rp. 2.400.000,-
Sewa gedung dibayar di muka (diKredit) Rp. 2.400.000,-

kok bisa ?? cara penghitunganya gimana kak??? bukanya 3 tahun= 36 bulan berarti total sewa =8.400.000/ 36, berarti sewa gedung untuk satu bulan = 233333. Untuk maret ke desember ada 7 bulan. berarti 233333* 7 = 1633333????

koreksi & tambahan sedikit ya…. dari bulan maret – ke Desember = 10 bulan, bukan 7 bulan :)

jurnal awal atau jurnal umumnya
[Debet] Beban sewa gedung Rp. 8.400.000
[Kredit] Sewa gedung dibayar dimuka Rp. 8.400.000

diketahui —> sewa gedung 3 tahun atau 36 bulan = Rp. 8.400.000
—> sewa gedung per bulannya = Rp. 8.400.000 / 36 = Rp. 233.333,33
—> beban sewa yang sudah dijalankan 10 bulan (dari maret – desember)
10 bulan x 233.333.33 = 2.333.333.33

Analisanya…..

* pada jurnal umumnya, sewa gedung dicatat sebagai passiva ( [D] beban sewa , [K] dibayar dimuka]
* beban sewa gedung yang sudah berjalan atau diakui adalah 10 bulan, bukan 36 bulan oleh karena itu beban sewa harus dikurangi [Kredit] 26 bulan –> Rp 6.066.666,67

sementara masa sewa yang belum berjalan, harus dianggap sebagai Sewa Dibayar Dimuka [Debet] sebesar 26 bulan = Rp 6.066.666,67

jadi untuk Jurnal Penyesuaiannya

[D] Sewa gedung dibayar dimuka Rp 6.066.666,67
[K] beban sewa gedung Rp 6.066.666,67

arief :
permisi saya mau bertanya jika ada pertanyaan perlengkapan yang telah dipakai RP. 400.000 BAGAIMANA posting ke jurnal umumnya??? terima kasih

itu artinya, perlengkapan telah mengalami penurunan nilai assetnya, atau disebut penyusutan…

jadi pencatatannya bukan di Jurnal Umum tetapi di Jurnal Penyesuaian :)

[D] beban penyusutan peralatan Rp. 400.000,-
[K] Akumulasi penyusutan perlatan Rp. 400.000,-

seorang debitor mengganti status utangnya dengan promes 8000
bagaimana jurnalnya ?

mau tanya dunk,
pada tgl 4 maret dipasang nama perushaan dengan biaya Rp.4.000.000
dan telah dibayar Chas Rp.400.000
Untuk sisanya baru dilunasin tanggal 21 maret
pertanyaannya,
bagai mana jurnalnya
thks

RITA
Pada tgl 4 maret dipasang nama perusahaan dengan biaya Rp 4.000.000 dan t3lah dibayar kas Rp 400.000
Untuk sisanya baru dilunasin tgl 21 maret
Itu berarti kita catat di jurnal umum sebagai berikut:
(D) Biaya pemasangan banner perusahaan Rp.4.000.000
(K) Utang dagang Rp. 3.600.000
(K) Kas Rp.400.000

salam.
saya mau tanya, mbak…
1. pembelian bahan baku secara kredit bagaimana ya cara pencatatannya? Apakah “persediaan bahan baku pada (biaya) pembelian bahan baku” atau “persediaan bahan baku” pada “utang”?
2. trus pada saat pembayaran cash nya bagaiman pula? Apakah “(biaya) pembelian bahan baku pada kas” atau “utang pada kas”.
terima kasih :)

min, mau tanya kalo kita sbg PT A membuat invoice penagihan atas jasa project field sebesar Rp 50juta kpd PT B dan atas transaksi tersebut dikenakan PPn dan PPh 23 bgmn ya jurnal umumnya? trima kasih banyak min bntuannya :)

Thank you for some other fantastic post. The place else may just anyone
get that kind of information in such a perfect manner of writing?
I have a presentation subsequent week, and I’m at the search for such info.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

statistik blog

  • 341,739 hits
Mei 2013
S S R K J S M
« Jul    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

KATEGORI

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 723 pengikut lainnya.

Foto-foto Flickr

Hiding Queen

Sunset at Eigerøy lighthouse

Lineas en la niebla

Kingsdown

Sanshiro Island Sunset

More Photos
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 723 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: