<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>ECONOMICS</title>
	<atom:link href="http://milamashuri.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://milamashuri.wordpress.com</link>
	<description>&#34;take it easy,learning economics is easy if you join with me&#34;</description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Jan 2012 04:02:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='milamashuri.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/fe250e66104ec3eca190c5d665b6ea06?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>ECONOMICS</title>
		<link>http://milamashuri.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://milamashuri.wordpress.com/osd.xml" title="ECONOMICS" />
	<atom:link rel='hub' href='http://milamashuri.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Penelitian tentang usaha mikro, kecil, dan menengah</title>
		<link>http://milamashuri.wordpress.com/2011/07/23/penelitian-tentang-usaha-mikro-kecil-dan-menengah/</link>
		<comments>http://milamashuri.wordpress.com/2011/07/23/penelitian-tentang-usaha-mikro-kecil-dan-menengah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Jul 2011 04:04:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>milanovira</dc:creator>
				<category><![CDATA[AKUNTANSI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://milamashuri.wordpress.com/?p=635</guid>
		<description><![CDATA[Tugas metlit View more documents from stiemb Filed under: AKUNTANSI<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=milamashuri.wordpress.com&amp;blog=11481229&amp;post=635&amp;subd=milamashuri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span id="more-635"></span>
<div style="width:477px;" id="__ss_8040898"> <strong><a href="http://www.slideshare.net/stiemb/tugas-metlit" title="Tugas metlit" target="_blank">Tugas metlit</a></strong> <iframe src='http://www.slideshare.net/slideshow/embed_code/8040898' width='477' height='391' scrolling='no'></iframe>
<div style="padding:5px 0 12px;"> View more <a href="http://www.slideshare.net/" target="_blank">documents</a> from <a href="http://www.slideshare.net/stiemb" target="_blank">stiemb</a> </div>
</p></div>
<br />Filed under: <a href='http://milamashuri.wordpress.com/category/akuntansi/'>AKUNTANSI</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/milamashuri.wordpress.com/635/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/milamashuri.wordpress.com/635/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/milamashuri.wordpress.com/635/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/milamashuri.wordpress.com/635/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/milamashuri.wordpress.com/635/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/milamashuri.wordpress.com/635/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/milamashuri.wordpress.com/635/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/milamashuri.wordpress.com/635/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/milamashuri.wordpress.com/635/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/milamashuri.wordpress.com/635/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/milamashuri.wordpress.com/635/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/milamashuri.wordpress.com/635/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/milamashuri.wordpress.com/635/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/milamashuri.wordpress.com/635/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=milamashuri.wordpress.com&amp;blog=11481229&amp;post=635&amp;subd=milamashuri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://milamashuri.wordpress.com/2011/07/23/penelitian-tentang-usaha-mikro-kecil-dan-menengah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a6057244776931a369e9fd5b0ef7ed42?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">milanovira</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>AKUNTANSI KANTOR PUSAT DAN KANTOR CABANG</title>
		<link>http://milamashuri.wordpress.com/2011/03/28/akuntansi-kantor-pusat-dan-kantor-cabang/</link>
		<comments>http://milamashuri.wordpress.com/2011/03/28/akuntansi-kantor-pusat-dan-kantor-cabang/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Mar 2011 07:36:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>milanovira</dc:creator>
				<category><![CDATA[AKUNTANSI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://milamashuri.wordpress.com/?p=591</guid>
		<description><![CDATA[7-1 PENGERTIAN AGEN DAN PERBEDAANNYA Cara Peningkatan Volume Penjualan 1.      Sales People Traveling-Home Office 2.      Consign Ment 3.      Sales Offices Bentuk Kantor Penjualan (Sales Offices) di daerah – daerah 1.      Agen (Agency) 2.      Kantor Cabang (Branch Offices) Pengertian Agen&#160; Suatu bentuk organisasi yang diberi fungsi untuk menerima pesanan barang-barang dan bekerja di bawah pengawasan langsung [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=milamashuri.wordpress.com&amp;blog=11481229&amp;post=591&amp;subd=milamashuri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="text-decoration:underline;">7-1 PENGERTIAN AGEN DAN PERBEDAANNYA</span></p>
<ul>
<li>Cara Peningkatan Volume Penjualan</li>
</ul>
<p>1.      Sales People Traveling-Home Office</p>
<p>2.      Consign Ment</p>
<p>3.      Sales Offices</p>
<ul>
<li>Bentuk Kantor Penjualan (Sales Offices) di daerah – daerah</li>
</ul>
<p>1.      Agen (Agency)</p>
<p>2.      Kantor Cabang (Branch Offices)</p>
<ul>
<li>Pengertian</li>
</ul>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="272" valign="top">Agen&nbsp;</p>
<p>Suatu bentuk organisasi yang diberi fungsi untuk   menerima pesanan barang-barang dan bekerja di bawah pengawasan langsung   kantor pusat (Home Office), dan transaksi dengan pihak ketiga dilaksanakan   secara langsung oleh kantor pusat.</td>
<td width="272" valign="top">Kantor Cabang&nbsp;</p>
<p>Suatu bentuk organisasi yang menjual barasng-barang dari   persediaan yang dibentuknya (baik dikirim dari kantor pusat atau yang dibeli   sendiri) dan diberi wewenang untuk melaksanakan transaksi – transaksi dengan   pihak ketiga, sehingga berfungsi sebagai unit usaha yang berdiri sendiri.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><em>Perbedaan  : </em>Terletak kepada fungsi dan tingkat kebebasan dalaim kegiatan  fungsi tersebut.</p>
<p><span style="text-decoration:underline;">Agen</span></p>
<p>1.      Tidak memiliki persediaan untuk barang &#8211; barang yang dijual.</p>
<p>2.      Persetujuan     syarat   Penjualan   sepenuhnya   pada   kantor pusat. Administrasi piutang dagang, pengumpulan piutang diselenggarakan kantor pusat.</p>
<p>3.      Modal kerja ( working fund ) untuk biaya operasi diberikan kantor pusat, tidak mengurus uang tunai ( kas ) selain modal kerja yang diberikan.</p>
<p><span style="text-decoration:underline;">Kantor Cabang</span></p>
<p>1.      Memiliki persediaan untuk barang &#8211; barang yang dijual, sebagian besar di kirim dari kantor pusat.</p>
<p>2.      Memberikan   persetujuan   syarat   penjualan.   Administrasi   piutang, pengumpulan piutar diselenggarakan kantor cabang.</p>
<p>3.      Mengurus   uang   tunai   dari   hasil    penjualan   dan   pengumpulan   piutang,   berinisiatif melaksanakan transaksi pembayaran sendiri.</p>
<p>7-2 HUBUNGAN KANTOR PUSAT DAN AGEN</p>
<ul>
<li>Operasi (Usaha) Suatu Agen</li>
</ul>
<p>A.    Beroperasi sebagai organisasi penjualan lokal di bawah petunjuk kantor pusat</p>
<p>B.     Biaya operasi diperoleh berupa modal kerja dari kantor pusat. Pengawasan modal kerja (kas agen) digunakan Imprest Fund System.</p>
<p>C.     Diserahkan pertanggung jawaban untuk operasi pengawasan piutang, pembuatan faktur penjualan dan atau menagih piutang dagang.</p>
<ul>
<li>Akuntansi Suatu Agen</li>
</ul>
<p>Akuntansi di agen tidak diperlukan pembukuan lengkap, kegiatan meliputi pengikhtisaran modal kerja yang diterima dan digunakan, serta mencatatnya penjualan kepada langganan. Akuntansi suatu agen di selenggarakan pada buku &#8211; buku kantor pusat, dengan cara :</p>
<p>1.     Laba atau rugi aktivitas penjualan melalui tiap agen <span style="text-decoration:underline;">tidak ditentukan secara terpisah. </span>Cara ini menunjukkan bahwa seluruh transaksi penjualan ( rekening penjualan ) dan biaya -biaya ( rekening biaya ) yang terjadi di tiap agen, dicatat dalam  rekening pembukuan seperti halnya dengan transaksi &#8211; transaksi penjualan dan biaya reguler yang terjadi di kantor pusat. Pada penutupan buku, saldo laba atau rugi menunjukan Catatan hasil operasi kombinasi yaitu hasil operasi di tiap agen dan hasil operasi di kantor pusat.</p>
<p>2.     Laba atau rugi aktivitas penjualan melalui tiap agen ditentukan secara terpisah. Cara   ini   menunjukan   bahwa  diperlukan rekening     rekening khusus pembukuan   untuk agen, terutama   rekening    penghasilan    untuk  mencatat    semua    transaksi    penjualan  dan rekening biaya untuk mencatat semua biaya yang terjadi pada agen. Apabila kantor pusat mempunyai beberapa agen,   maka rekening penghasilan dan rekening biaya diselenggarakan   sbg rekening kontrol ( buku besar), sedangkan rekening penghasilan dan biaya untuk liap agen diselenggarakan sbg rekening    rekening pembantu (tambahan). Pada penutupan buku, saldo laba atau rugi menunjukan Catalan hasil operasi tiap agen.</p>
<p>Contoh : Pada tanggal 1 maret, PT. Padjajaran yang berkantor pusat di Bandung membuka agen PT. Soedirman di Purwokerto. Transaksi agen dalam bulan maret.</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="575">
<tbody>
<tr>
<td rowspan="2" width="181">Transaksi Agen</td>
<td colspan="2" width="394">Buku &#8211; buku Kantor Pusat PT. P</td>
</tr>
<tr>
<td width="202">1. Laba / Rugi secara terpisah</td>
<td width="192">2. Laba / Rugi tidak terpisah</td>
</tr>
<tr>
<td width="181" valign="top">1 Maret 1&nbsp;</p>
<p>a.       Pengiriman modal kerja agen PT.   S</p>
<p>b.      Pengiriman contoh barang dagangan   agen PT. S (Alcost)</td>
<td width="202" valign="top">&nbsp;</p>
<p>Working fund PT. S        Rp.   1.000</p>
<p>Cash (Persed   Contoh)           Rp. 1.000<br />
Agency samples PT. S           Rp. 2.000</p>
<p>Merchandise shipments PT.S</p>
<p>(Persed Big Dag                 Rp. 2.000</td>
<td width="192" valign="top">&nbsp;</p>
<p>Working fund PT.S Rp. 1.000</p>
<p>Cash                                Rp. 1.000</p>
<p>Agency samples PT. S Rp. 2.000</p>
<p>Merchandise shipments PT.S   Rp. 2.000</td>
</tr>
<tr>
<td width="181" valign="top">1-31 Maret&nbsp;</p>
<p>c.       Daftar pesanan yang di kirim   agen disetujui kantor pusat untuk di kirim barangnya.</p>
<p>d.      Diterima kantor pusat, hasil   penjualan dilakukan agen</p>
<p>e.       Pengeluaran biaya oleh kantor   pusat untuk keperluan agen</td>
<td width="202" valign="top">&nbsp;</p>
<p>Accounts Receivable                 Rp. 5.000</p>
<p>Sales PT. S                          Rp. 5.000</p>
<p>Cash                                        Rp. 3.000</p>
<p>Accounts Reccivable          Rp. 3000</p>
<p>Salaries &amp; Commission –</p>
<p>Expense PT. S                         Rp. 250</p>
<p>Rent Expense PT S                 Rp. 200</p>
<p>Advertising Supplies PT S     Rp. 450</p>
<p>Cash                                     Rp. 900</td>
<td width="192" valign="top">&nbsp;</p>
<p>Accounts Receivable Rp. 5.000</p>
<p>Sales                                    Rp. 5.000</p>
<p>Cash                           Rp. 3.000</p>
<p>Accounts   Receivable          Rp. 3.000</p>
<p>Sales &amp; Commision Exp Rp. 250</p>
<p>Rent Expence                   Rp. 200</p>
<p>Advertising Supplies        Rp. 450</p>
<p>Cas                                       Rp.   900</td>
</tr>
<tr>
<td width="181" valign="top">31 Maret&nbsp;</p>
<p>f.       Pengisian kembali modal kerja   oleh kantor pusat berdasarkan bukti-bukti biaya ( Vouchers ) yang di kirim   agen.</td>
<td width="202" valign="top">&nbsp;</p>
<p>Salaries &amp; Commision-</p>
<p>Expence PT. S                   Rp. 350</p>
<p>Miscellancous Expense-</p>
<p>PT. S                                  Rp. 200</p>
<p>Cash                                      Rp. 550</td>
<td width="192" valign="top">&nbsp;</p>
<p>Salaries &amp; Commision Exp Rp. 350</p>
<p>Miscellancous Expense       Rp. 200</p>
<p>Cash                                     Rp. 550</td>
</tr>
<tr>
<td width="181" valign="top">Data Penyesuaian&nbsp;</p>
<p>g.      Harga Pokok penjualan barang   kepada agen</p>
<p>h.      Perlengkapan iklan yang   tersisa, di taksir 2/3 dari jumlah yang diterima. ( Rp 450 – 2/3 * Rp 450 )</td>
<td width="202" valign="top">&nbsp;</p>
<p>Cost of goods sold PT S    Rp. 3500</p>
<p>Mercchanidise shipment</p>
<p>PT S                                    Rp. 3.500</p>
<p>Advertising supplies – Expens</p>
<p>PT S                                   Rp 150</p>
<p>Advertising supplies PT S    Rp 150</p>
<p>&nbsp;</td>
<td width="192" valign="top"></td>
</tr>
<tr>
<td width="181" valign="top">Data Penutup</td>
<td width="202" valign="top">Sales PT S                          Rp 5.000&nbsp;</p>
<p>Income PT S                        Rp 5.000</p>
<p>Income PT S                      Rp. 4.650</p>
<p>COGS PT S                         Rp. 3.500</p>
<p>Salaries &amp;</p>
<p>Commision Exp</p>
<p>PT S                                    Rp.     600</p>
<p>Rent Exp PT S                    Rp.     200</p>
<p>Advertising supplies</p>
<p>Expense PT S                      Rp.   150</p>
<p>Misc Exp PT S                    Rp.   200</p>
<p>Income PT S                       Rp.    350</p>
<p>Income Summary                Rp.   350</td>
<td width="192" valign="top"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Keterangan : *) so perkiraan merchandise shipment kepada agen, pada akhir periode akuntansi dikurangkan dari jumlah cost of available for sale guna menentukan besarnya cost of goods sold.</p>
<p>o   Contoh Akuntansi Suatu Agen</p>
<p>Soal :</p>
<p>Ø  Pada Tnggal 1 Juli 19 X 9, PT. CC di Bandung membentuk suatu organisasi di purwokerto untuk bertindak sebagai agen penjualan. Aktiva berikut, dikirim kantor pusat (PT.CC) kepada agen pada tanggal 1 juli:</p>
<p>Modal kerja untuk operasi (Usaha) di agen dengan sistem</p>
<p>dana tetap                                                                         Rp. 1.000</p>
<p>Contoh barang dagangan (Samples                      Rp. 5.000</p>
<p>Barang untuk periklanan (Advertising Materials)</p>
<p>dengan literatur                                                     <span style="text-decoration:underline;">Rp. 1.250</span></p>
<p>Rp. 7.250</p>
<p>Ø  Selama bulan Juli agen mengirimkan daftar penjualan kredit yang disetujui kantor pusat sebesar Rp. 17.600 ; Harga pokok barang dagangan yang dikirim untuk memenuhi pesanan tersebut sebesar Rp. 10.500. dalam bulan juli tersebut, kantor pusat telah mengeluarkan biaya-biaya yang diperuntukan kepada agen, seperti:</p>
<p>Meubel dan Perabot (Furniture and Fixtures)                   Rp. 2.400</p>
<p>Gaji dan Komisi (Salaries and Commisions)                    Rp. 1.750</p>
<p>Sewa (Rent)                                                                      <span style="text-decoration:underline;">Rp.    800</span></p>
<p>Rp. 4.950</p>
<p>Ø  Pada tanggal 31 Juli 19 X 9 modal kerja (Working Fund) untuk agen di penuhi kembali (Replenished).</p>
<p>Voucher biaya yang telah dikeluarkan oleh agen terlampir, seperti :</p>
<p>Biaya iklan (Advertising Expense)                                   Rp. 325</p>
<p>Biaya rupa-rupa (Miscellaneous Expense)                        <span style="text-decoration:underline;">Rp. 600</span></p>
<p><span style="text-decoration:underline;">Rp. 925</span></p>
<p>Ø  Pada tanggal 31 Juli 19 X 9, informasi berikut digunakan untuk penyesuaian rekening agen, seperti:</p>
<ul>
<li>Contoh barang dagangan (Agency Samples) akan berguna sampai 31 Des 19 X 9; pada saat ini mempunyai nilai sisa (Salvage Value) sebesar 40% dari harga pokok (at cost)</li>
<li>Diperkirakan 2/5 barang untuk periklanan dan literatur masih tersimpan</li>
<li>Meubel dan perabot disusutkan selama 5 tahun</li>
<li>Manajer agen menerima bonus sebesar 5 % dari penjualan di atas Rp. 10.000 perbulan, bonus dibayar kantor pusat setiap triwulan.</li>
</ul>
<p>Diminta : 1. Siapkan entri jurnal, penyesuaian dan penutup oleh kantor pusat</p>
<p>2. Siapkan perhitungan rugi-laba agen selama bulan juli 19 X 9</p>
<p>Solusi : 1. Entri jurnal, penyesuaian dan penutup</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="624">
<tbody>
<tr>
<td width="304" valign="top">Transaksi Agen</td>
<td width="320" valign="top">Buku-buku Kantor Pusat (PT.CC)</td>
</tr>
<tr>
<td width="304" valign="top"><span style="text-decoration:underline;">1 Juli 19 X 9</span>&nbsp;</p>
<p>a.   Pembentukan modal kerja                    Rp. 1.000</p>
<p>b.  Pengirim contoh barang   dagangan       Rp. 5.000</p>
<p>c.   Pengiriman barang iklan dan   literal     Rp. 1.250</p>
<p><span style="text-decoration:underline;">1-31 Juli 19 X 9</span></p>
<p>d.  Penjualan kredit                                   Rp. 17.600</p>
<p>e.   Penetapan harga pokok   penjualan       Rp. 10.500</p>
<p>f.   Meubel dan perabot                             Rp.   2.400</p>
<p>g.  Gaji dan komisi                                   Rp.    1.750</p>
<p>h.  Sewa                                                      Rp.       800</p>
<p><span style="text-decoration:underline;">31 Juli 19 X 9</span></p>
<p>i.    Penggantian                                          Rp.      925</p>
<p><span style="text-decoration:underline;">31 Juli 19 X 9</span></p>
<p>j.    Amortisasi contoh barang   dagangan :</p>
<p>Harga pokok barang   yang di hapus selama 6 bulan Rp. 5.000 – Rp. 2.000 = Rp. 3.000</p>
<p>Amortisasi bulan   juli = 1/6 * Rp. 3.000 = Rp. 500</p>
<p>k.  Barang periklanan dan literatur   yang dipakai</p>
<p>3/5 * Rp. 1.250 = Rp. 750</p>
<p>l.    Depres asi meubel dan   perlengkapan</p>
<p>1 / 60*Rp. 2.400 =   Rp 40</p>
<p>m.Bonus = 5%*Rp. 17.600 – Rp.   10.000 = Rp. 380</p>
<p><span style="text-decoration:underline;"> </span></p>
<p>&nbsp;</td>
<td width="320" valign="top">&nbsp;</p>
<p>Working Fund – Agency                        Rp. 1.000</p>
<p>Cash                                                           Rp. 1.000</p>
<p>Samples – Agency                                  Rp. 5.000</p>
<p>Merchandise materials – Agency            Rp. 5.000</p>
<p>Advertising Materials –   Agency            Rp. 1.250</p>
<p>Advertising Materials                              Rp. 1.250</p>
<p>Accounts Reccivable                              Rp. 17.600</p>
<p>Sales – Agency                                       Rp.   17.600</p>
<p>Cost of Goods Sold –   Agency               Rp. 10.500</p>
<p>Merchandise Shipment – Agency           Rp. 10.500</p>
<p>Furniture and Fixture –   Agency             Rp. 2.400</p>
<p>Salaries and   Comission-Agency            Rp. 1.750</p>
<p>Rent – Agency                                       Rp.    800</p>
<p>Cash                                                           Rp. 4.950</p>
<p>Advertising Expense –   Agency              Rp.    325</p>
<p>Miscellancous Expense –   Agency          Rp.    600</p>
<p>Cash                                                             Rp. 925</p>
<p>Sample Expense – Agency                     Rp.   500</p>
<p>Samples – Agency                                     Rp.   500</p>
<p>Advertising Materials   Used-Agency      Rp. 750</p>
<p>Advertising Materials – Agency                Rp. 750</p>
<p>Depreciaton of Furniture   &amp;</p>
<p>Fixture – Agency                                    Rp. 40</p>
<p>Accumulated Depr. Furniture</p>
<p>&amp; Fixture – Agency                                    Rp.   40</p>
<p>Salaries and Comission –   Agency          Rp. 380</p>
<p>Bonus Payment – Agency Manager           Rp. 380</p>
<p>&nbsp;</td>
</tr>
<tr>
<td width="304" valign="top"><span style="text-decoration:underline;">31 Juli 19 X 9 – Penutupan</span>&nbsp;</p>
<p>Menutup rekening penghasilan   dan biaya agen.</p>
<p>&nbsp;</td>
<td width="320" valign="top">Sales – Agency                                       Rp.   17.600&nbsp;</p>
<p>Income (Profit and Loss) – Agency          Rp. 17.600</p>
<p>Income (Propit and Los) –   Agency        Rp. 15.645</p>
<p>Cost of Goods Sold   – Agency                   Rp. 10.500</p>
<p>Salaries and   Comission-Agency               Rp.   2.130</p>
<p>Rent-Agency                                             Rp.      800</p>
<p>Advertising Expense   – Agency                Rp.      325</p>
<p>Misellaneous Expense   – Agency            Rp.       600</p>
<p>Sample Expense –   Agency                       Rp.       500</p>
<p>Adveryising   meterials Used – Agency     Rp.          750</p>
<p>Depreciation of   Furniture &amp; Fixture</p>
<p>Agency                                                        Rp.          40</p>
<p>Income ( Profit and   Loss ) – Agency     Rp.  1955</p>
<p>Income ( Profit and   loss ) – Summary     Rp.       1955</p>
<p>&nbsp;</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>2. Perhitungan Rugi – Laba</p>
<p>PT CC</p>
<p>PURWOKERTO SALES AGENCY</p>
<p>Income Statement</p>
<p>For the month ended Juli 31, 19 X 9</p>
<p>Sales                                                                                                        Rp.  17.600</p>
<p>Cost of Goods Sold                                                                                <span style="text-decoration:underline;">Rp.  10.500</span></p>
<p>Gross Profit on Sales                                                                              Rp.    7.100</p>
<p>Expense :</p>
<p>Salaries and Comission                           Rp.                                  2.130</p>
<p>Rent                                                        Rp.                                     800</p>
<p>Advertising Expense                               Rp.                                     325</p>
<p>Samples Expense                                    Rp.                                     500</p>
<p>Advertising Material Used                     Rp.                                     750</p>
<p>Depreciation of Furniture &amp; Fixture       Rp.                                       40</p>
<p>Missellaneous Expense                           <span style="text-decoration:underline;">Rp.    600</span></p>
<p>Net income                                                                                              <span style="text-decoration:underline;">Rp.   5.145</span></p>
<p>Rp.  1.955</p>
<p>7 – 3 HUBUNGAN KANTOR PUSAT DAN CABANG</p>
<p>ü  <em><span style="text-decoration:underline;">Operasi Suatu Cabang </span></em></p>
<p>a)      Beroperasi sebagai unit usaha terpisah, dan di bawah pengendalian kantor pusat.</p>
<p>b)      Modal kerja ( berupa uang tunai, barang-barang dagangan, aktiva lainnya ) diberi oleh kantor pusat.</p>
<p>c)      Barang dagangan dapat dibeli dari pihak ketiga, untuk jenis barang yang tersedia dari kantor pusat.</p>
<p>d)     Aktivitas penjualan yang dilaksanakan, dimulai untuk mendapatkan pembeli ; mengirimkan barang / jasa ; membuat faktur penjualan ; menagih piutang ; menyimpan dalam rekening banknya sendiri.</p>
<p>e)      Pembatasan keleluasaan cabang operasi dapat dilakukan kantor pusat, seperti :</p>
<p>-          Penerimaan kas dari hasil penjualan, pengumpulan piutang, setiap harinya harus disetorkan atas nama rekening kantor pusat dalam jumlah yang utuh.</p>
<p>-          Pembentukan dana kas kecil untuk pengeluaran kas di cabang.</p>
<p>ü  <em><span style="text-decoration:underline;">Akuntansi Suatu Cabang</span></em></p>
<p>1.      Pencatatan kegiatan kantor cabang dilakukan kantor pusat</p>
<p>Sifat kantor cabang memiliki sifat seperti agen, desentralisasi akuntansi ( = pelaksanaan jurnal, buku besar atau seperangkat buku yang terpisah ) pada kantor pusat. Pencatatan data akuntansi kantor cabang diperoleh kantor pusat melalui dokumen asli dan ringkasan memo transaksi yang dilengkapi voucher, duplikat sebagai <span style="text-decoration:underline;">arsip cabang</span>.</p>
<p>2.      Pencatatan kegiatan kantor cabang dilakukan kantor pusat dan kantor cabang</p>
<p>Pencatatan data akuntansi kantor cabang diperoleh kantor pusat melalui duplikat jurnal, pencatatan dokumen asli ke dalam jurnal dilakukan oleh kantor cabang. Pencatatan yang dilakukan kantor pusat ke dalam rekening kantor cabang yang terpisah atau dimasukkan ke dalam buku besar umum kantor pusat. Pada akhir periosde akuntansi, kantor pusat melakukan penyesuaian  (adjusment) dan menutup pembukuan (closing) rekening kantor cabang untuk menetapkan besarnya laba – rugi cabang.</p>
<p>3.      Pencatatan kegiatan kantor cabang dilakukan kantor cabang</p>
<p>Pencatatan data transaksi ke dalam jurnal dan pemindah pembukuan ke dalam buku besar umum. Laporan keuangan disusun secara periodik untuk di kirim ke kantor pusat, dan laporan keuangan ini diperiksa oleh internal auditor kantor pusat. Penyelesaian penutupan saldo buku-buku dilakukan oleh kantor cabang, maka hubungan kantor cabang dan kantor pusat terlihat sebagai berikut :</p>
<p>a.       Kantor Cabang</p>
<p>Digunakan rekening “ Kantor Pusat ( Home Office ) “ untuk penghubung dengan kantor pusat. Rekening kantor pusat ( Home Office ) ini =</p>
<p>di Debet ( Dr ) : &#8211; Untuk pengiriman uang yang dilakukan oleh kantor cabang ke kantor pusat.</p>
<p>- Untuk kerugian operasi kantor cabang.</p>
<p>di Kredit ( Cr ) : &#8211; Untuk mencatat uang tunai, barang-barang dan aktiva lainnya yang diterima dari kantor pusat.</p>
<p>-  Untuk laba yang dihasilkan operasi kantor cabang.</p>
<p>Ø  Rekening kantor pusat menunjukkan <span style="text-decoration:underline;">jumlah kewajiban kantor cabang.</span></p>
<p>b.      Kantor Pusat</p>
<p>Digunakan “ Rekening Timbal Balik ( Reciprocal Account ) “ disebut dengan rekening :</p>
<p>-          Kantor Cabang ( Branch Office ), atau</p>
<p>-          Investasi pada kantor cabang ( Invesment in Branch )</p>
<p>Rekening kantor cabang ini :</p>
<p>di Debet ( Dr ) :  -   Untuk pengiriman uang, barang-barang dan       aktiva lainnya yang diserahkan ke kantor cabang.</p>
<p>-   Untuk laba yang dihasilkan operasi kantor          cabang.</p>
<p>di Kredit ( Cr ) :  -   Untuk pengiriman uang tunai dari kantor cabang.</p>
<p>-   Untuk kerugian kantor cabang.</p>
<p>Ø  Rekening kantor cabang menunjukkan <span style="text-decoration:underline;">jumlah investasi kantor pusat</span>.</p>
<p>ü  <em><span style="text-decoration:underline;">Contoh Akuntansi Suatu Cabang</span></em></p>
<p>Pada tanggal 01 Oktober PT SS di Bandung membuka kantor cabang I di Jakarta, dan penambahan cabang-cabang lain sedang direncanakan. Buku-buku diselenggarakan secara terpisah dipakai cabang, dan laporan keuangan dikirim ke kantor pusat setiap akhir bulan. Barang dagangan di faktur dengan harga pokok. Meubeul dan perabot kantor cabang terlihat pada buku-buku kantor pusat. Kantor cabang dibebani bunga sebesar 6 % untuk investasi kantor pusat pada kantor cabang untuk setiap awal bulan. Transaksi pada kantor cabang I dicatat pada buku kantor cabang &amp; kantor pusat, seperti berikut :</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="600">
<tbody>
<tr>
<td width="200">Transaksi Cabang</td>
<td width="203">Buku Kantor Pusat</td>
<td width="198">Buku Kantor Cabang</td>
</tr>
<tr>
<td width="200"><span style="text-decoration:underline;">1 Oktober</span>&nbsp;</p>
<p>1.      Penerimaan kas dari kantor   pusat.</p>
<p>2.      Penerimaan barang dagangan dari   kantor pusat, di faktur dengan harga pokok</p>
<p><span style="text-decoration:underline;"> </span></p>
<p>3.      Pemebalian meubel dan perabotan   oleh kantor cabang dengan kas, aktiva terlihat pada buku kantor pusat</td>
<td width="203" valign="top">&nbsp;</p>
<p>Branch ≠ 1                      Rp. 6.000</p>
<p>Cash                                Rp. 6.000</p>
<p>Branch ≠1                    Rp. 12.000</p>
<p>Shipment to Branch ≠1   Rp. 12.000</p>
<p>Furniture &amp; Fixture,</p>
<p>Branch ≠1                    Rp. 3.000</p>
<p>Branch ≠1                      Rp. 3.000</td>
<td width="198" valign="top">&nbsp;</p>
<p>Cash                          Rp. 6.000</p>
<p>Home   Office                 Rp. 6.000</p>
<p>Shipment From Home-</p>
<p>Office                        Rp. 12.000</p>
<p>Home   Office                 Rp. 12.000</p>
<p>Home Office               Rp. 3.000</p>
<p>Cash                              Rp. 3.000</td>
</tr>
<tr>
<td width="200">2-31 Oktober&nbsp;</p>
<p>4.      Penjualan kredit</p>
<p>5.      Penerimaan piutang</p>
<p>6.      Pembayaran untuk biaya-biaya</p>
<p>7.      pengiriman uang ke kantor pusat</p>
<p>8.      Pemberitahuan pembebanan kantor   cabang oleh pusat:</p>
<p>a.       Asuransi aktiva kantor cabang   Rp 35</p>
<p>b.      Depresiasi meubel &amp; perabot   Rp 50</p>
<p>c.       Pajak untuk aktiva kantor   cabang Rp 25</p>
<p>d.      Biaya 6% untuk 1 bulan untuk   investasi pada kantor cabang pada tanggal 1 Oktober Rp 18.000 adalah Rp 90</td>
<td width="203" valign="top">&nbsp;</p>
<p>-</p>
<p>-</p>
<p>-</p>
<p>Cash                            Rp. 2.000</p>
<p>Branch   ≠1                      Rp. 2.000</p>
<p>Branch ≠1                   Rp. 500</p>
<p>Prepaid   Insurance           Rp. 35</p>
<p>Dep.  Furniture&amp;</p>
<p>Fixture, Branch ≠1         Rp. 50</p>
<p>Taxes Payeble                Rp. 25</p>
<p>Interest Income, Branch</p>
<p>≠1                                  Rp. 90</p>
<p>Adevertising Expense   Rp. 300</p>
<p>&nbsp;</td>
<td width="198" valign="top">&nbsp;</p>
<p>Acc. Reccivable            Rp. 6.500</p>
<p>Sales                              Rp. 6.500</p>
<p>Cash                            Rp. 3.500</p>
<p>Acc.   Receivable             Rp. 3.500</p>
<p>Salaries &amp; Comission-</p>
<p>Expense                       Rp. 400</p>
<p>Rent Expense              Rp. 150</p>
<p>Miscellaneous Exp.      Rp. 200</p>
<p>Cash                               Rp. 750</p>
<p>Home Office                 Rp. 2.000</p>
<p>Cash                               Rp. 2.000</p>
<p>Interest Expense           Rp. 35</p>
<p>Depreciation Expense-</p>
<p>Furniture &amp; Fixture     Rp. 50</p>
<p>Taxes Expense              Rp. 25</p>
<p>Advertising Expense   Rp.   300</p>
<p>Interest Exp. Home</p>
<p>Office                          Rp. 90</p>
<p>Home   Office                Rp. 500</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="600">
<tbody>
<tr>
<td width="200">31 Oktober&nbsp;</p>
<p>9.      Entri penyesuaian dan penutupan</p>
<p>10.  Data penyesuaian kantor cabang:   Persediaan barang dagangan Rp 8400</td>
<td width="203" valign="top">&nbsp;</p>
<p>Branch ≠1                     Rp. 1.650</p>
<p>Branch ≠1   income            Rp. 1.650</p>
<p>Branch ≠1 Income Rp. 1.650</p>
<p>Income   Summary             Rp. 1.650</td>
<td width="198" valign="top">&nbsp;</p>
<p>Merchandise Summary Rp. 8.400</p>
<p>Income   Summary          Rp. 8.400</p>
<p>Sales                              Rp. 6.500</p>
<p>Income   Summary          Rp. 6.500</p>
<p>Income Summary           Rp. 13.250</p>
<p>Shipment from Home-</p>
<p>Office                            Rp. 12.000</p>
<p>Salaries &amp; Comission</p>
<p>Exp                                Rp. 400</p>
<p>Rent Expense                Rp. 200</p>
<p>Miscellaneous Exp.      Rp. 150</p>
<p>Insurance Expense        Rp. 35</p>
<p>Depreciation Expense</p>
<p>Furniture &amp; Fixturs       Rp. 50</p>
<p>Taxes Expense              Rp. 25</p>
<p>Advertising Expense     Rp. 300</p>
<p>Interest Exp. Home</p>
<p>Office                            Rp. 90</p>
<p>Income Summary         Rp. 1.650</p>
<p>Home Office                 Rp. 1.650</p>
<p>&nbsp;</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>ü  Penyusunan Laporan Keuangan kantor Pusat dan kantor Cabang</p>
<p>Laporan Keuangan Kantor Pusat</p>
<ul>
<li>Penyusunan dilakukan setiap akhir periode fiskal untuk memperlihatkan hasil operasi (perhitungan rugi laba) dan kondisi keuangan (neraca).</li>
<li>Rekening investasi pada kantor cabang (Invesment in Branch) terlihat sebagai aktiva (Assets) pada neraca kantor pusat.</li>
<li>Penghasilan masing-masing kantor cabang dapat diperlihatkan pada laporan pendapatan (perhitungan rugi laba) kantor pusat, seperti :</li>
</ul>
<p>Net Income From Own Opertion                 Rp 6.140</p>
<p>Add-Income of Branches:</p>
<p>Net Income-Branch                              <span style="text-decoration:underline;">Rp 1.650</span></p>
<p>Total Income                                                 <span style="text-decoration:underline;">Rp 7.790</span></p>
<p><span style="text-decoration:underline;">Laporan Keuangan Kantor Cabang</span></p>
<ul>
<li>Penyusunan dilakukan setiap akhir periode fiskal</li>
<li>Neraca saldo cabang dapat dilampirkan sebagai daftar pendukung saldo investasi pada kantor cabang.</li>
<li>Perhitungan rugi laba kantor cabang dapat dilampirkan pada laporan pendapatan (perhitungan rugi laba) kantor pusat</li>
</ul>
<p>ü  Contoh Penyusunan laporan keuangan kantor Cabang</p>
<p>PT. WSL di Jakarta telah membuka usaha (operasi) kantor cabang di purwokerto Neraca Kantor Cabang 31 Desember 19 X 8 dinyatakan dalam saldo sbb :</p>
<p>BRANCH OFFICE – PURWOKERTO</p>
<p>BALANCE SHEET</p>
<p>Desember</p>
<p>Transaksi-transaksi kantor cabang selama diikhtisarkan sebagai berikut :</p>
<p>a)      Penjualan kredit                                          Rp 40.000</p>
<p>b)      Pembelian kredit                                         Rp 10.500</p>
<p>c)      Barang barang yang diterima dari kantor pusat, difakturkan berdasarkan harga perolehan (at cost)           Rp                                                                    20.000</p>
<p>d)     Penerimaan dari piutang                             Rp 38.000</p>
<p>e)      Pembayaran untuk utang                            Rp 10.100</p>
<p>f)       Penghapusan piutang                                  Rp      600</p>
<p>g)      Pengiriman uang ke kantor pusat                Rp 15.000</p>
<p>h)      Biaya-biaya yang dibayarkan                      Rp 12.400</p>
<p>i)        Biaya-biaya yang dikeluarkan oleh kantor pusat dan dibebankan ke kantor cabang           Rp            800</p>
<p>j)        Dana untuk entry penyesuaian untuk akhir tahun :</p>
<p>Barang dagangan yang tersimpan (saldo)                             Rp 19.400</p>
<p>Biaya dibayar dimuka, 31 Desember                                    Rp      450</p>
<p>Biaya yang masih harus dibayar (Accrued Exspenses) 31 Desember       Rp            200</p>
<p>Piutang yang diperkirakan akan tertagih, 31 Desember       Rp      800</p>
<p>Depresiasi selama 19&#215;9                                                         Rp      600</p>
<p>Diminta :</p>
<p>1)      Siapkan jurnal untuk mencatat transaksi-transaksi di kator cabang, dan entry penyesuaian (Adjusment) serta entry penutupan pada akhir tahun buku</p>
<p>2)      Siapkan neraca dan perhitungan rugi laba, laporan perubahan rekening kantor pusat untuk kantor cabang pada dan untuk tahun yang berakhir 31 Desember 19&#215;9</p>
<p>3)      Siapkan jurnal yang diperlukan untuk kantor pusat yang mempengaruhi perkiraan kantor cabang dalam tahun 19&#215;9</p>
<p>Solusi :</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="551">
<tbody>
<tr>
<td width="71" valign="top">Transaksi</td>
<td width="320" valign="top">Buku-buku kantor cabang</td>
<td width="80" valign="top">Debet</td>
<td width="80" valign="top">Credit</td>
</tr>
<tr>
<td width="71" valign="top">A&nbsp;</p>
<p>B</p>
<p>C</p>
<p>D</p>
<p>E</p>
<p>F.</p>
<p>G.</p>
<p>H.</p>
<p>I.</p>
<p>J.</td>
<td width="320" valign="top">Accounts Recceivable&nbsp;</p>
<p>Sales</p>
<p>Purchases</p>
<p>Accounts Payable</p>
<p>Merchandise shipment from Home Office</p>
<p>Home   Office</p>
<p>Cash</p>
<p>Accounts Receivable</p>
<p>Accounts Payable</p>
<p>Cash</p>
<p>Allowance for Doubtful Accounts</p>
<p>Accounts Receivable</p>
<p>Home Office</p>
<p>Cash</p>
<p>Expenses</p>
<p>Cash</p>
<p>Expenses</p>
<p>Home Office</p>
<ul>
<li>Merchandise Inventory</li>
</ul>
<p>Proit and Loss Summary</p>
<ul>
<li>Prepaid Expense</li>
</ul>
<p>Expenses</p>
<ul>
<li>Accrued Expense</li>
</ul>
<p>Expenses</p>
<ul>
<li>Expense</li>
</ul>
<p>Allowance for Doubtful Accounts</p>
<p>Expenses</p>
<p>Accumulated Depreciation</td>
<td width="80" valign="top">Rp. 40.000&nbsp;</p>
<p>Rp. 10.500</p>
<p>Rp. 20.000</p>
<p>Rp. 38.000</p>
<p>Rp. 10.100</p>
<p>Rp. 600</p>
<p>Rp. 15.000</p>
<p>Rp. 12.400</p>
<p>Rp.      800</p>
<p>Rp. 2.900</p>
<p>Rp.     100</p>
<p>Rp.      200</p>
<p>Rp.      800</p>
<p>Rp.      600</td>
<td width="80" valign="top">&nbsp;</p>
<p>Rp. 40.000</p>
<p>Rp. 10.500</p>
<p>Rp. 20.000</p>
<p>Rp. 38.000</p>
<p>Rp. 10.100</p>
<p>Rp. 600</p>
<p>Rp. 15.000</p>
<p>Rp. 12.400</p>
<p>Rp.       800</p>
<p>Rp. 2.900</p>
<p>Rp.     100</p>
<p>Rp.      200</p>
<p>Rp.      800</p>
<p>Rp. 600</td>
</tr>
<tr>
<td width="71" valign="top"></td>
<td width="320" valign="top">Sales&nbsp;</p>
<p>Profit and Los Sumarry</p>
<p>Profit and Loss</p>
<p>Purchases</p>
<p>Merchandise Shipment from Home Office</p>
<p>Expenses</p>
<p>Home Office</p>
<p>Profit and Loss</p>
<ul>
<li>· Di komputasi</li>
</ul>
</td>
<td width="80" valign="top">Rp. 40. 000&nbsp;</p>
<p>Rp. 44.500</p>
<p>Rp.    1.650</p>
<p>&nbsp;</td>
<td width="80" valign="top">&nbsp;</p>
<p>Rp. 40.000</p>
<p>Rp. 10.500</p>
<p>Rp. 20.000</p>
<p>Rp. 14.050</p>
<p>Rp.      1.650</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="0" height="1"></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Balance of Home Office Account, Dec 31, 19 x 9</p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="13" height="5"></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Rp. 34.400</p>
<p><span style="text-decoration:underline;"> </span></p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="0" height="2"></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><span style="text-decoration:underline;"> </span></p>
<p><span style="text-decoration:underline;"> </span></p>
<p>ü  <em><span style="text-decoration:underline;">Penyusunan Laporan Keuangan Gabungan Kantor Pusat dan Kantor Cabang</span></em></p>
<ul>
<li>Tujuan Penyusunan Penggabungan Laporan Keuangan</li>
</ul>
<p>Penggabungan laporan keuangan ( Neraca dan Perhitungan Rugi Laba ) kantor pusat dan kantor cabang dimaksudkan untuk memberikan gambaran secara menyaluruh dari suatu unit usaha, yang diperlukan para pemegang saham, kreditur dan kantor-kantor pajak.</p>
<ul>
<li>Persiapan Penggabungan Laporan Keuangan</li>
</ul>
<p>Persiapan penggabungan laporan keuangan harus memperhatikan rekening-rekening ( account ) yang bersifat timbal balik ( reciprocal ). Rekening-rekening reciprocal harus dihapuskan ( Elimination ) pada neraca dan perhitungan rugi laba, yaitu :</p>
<p>a.       Eliminasi untuk rekening-rekening reciprocal pada neraca</p>
<p>1.      Rekening kantor pusat di dalam neraca kantor cabang &amp; rekening kantor cabang di dalam neraca kantor pusat.</p>
<p>2.      Rekening hutang dan piutang kantor pusat dan kantor cabang.</p>
<p>b.      Eliminasi untuk rekening-rekening reciprocal pada perhitungan rugi laba</p>
<p>1.      Rekening pengiriman barang dagangan ke kantor cabang di dalam perhitungan rugi laba kantor pusat dan rekening pengiriman barang dagangan dari kantor pusat di dalam perhitungan rugi laba kantor cabang.</p>
<p>2.      Rekening pendapatan dan biaya lainnya yang terjadi akibat transaksi di antara kantor pusat dan kantor cabang.</p>
<p>Ilustrasi</p>
<p>PT SS</p>
<p>COMBINED BALANCE SHEET FOR HOME OFFICE AND BRANCH</p>
<p>Oktober 31, 19 x 6</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="584">
<tbody>
<tr>
<td width="288">Assets</td>
<td width="296">Liabilities and Stockholder Equity</td>
</tr>
<tr>
<td width="288">Cash                                                          Rp. 10.000&nbsp;</p>
<p>Accounts Receivable                              Rp. 21.000</p>
<p>Merchandise Inventory                           Rp. 38.400</p>
<p>Prepaid Insurance                                  Rp.       150</p>
<p>Furniture &amp; Fixture               Rp. 17.000</p>
<p>Less : Accum Depr              <span style="text-decoration:underline;">Rp.   9.150    Rp.  7.850</span></p>
<p>Total Assets                                            Rp. 77.400</td>
<td width="296"><span style="text-decoration:underline;">Liabilities </span>&nbsp;</p>
<p>Accounts Payable                                    Rp. 23.300</p>
<p>Taxes Payable                                         <span style="text-decoration:underline;">Rp.       200</span></p>
<p>Total Liabilities                                        Rp.  23.500</p>
<p><span style="text-decoration:underline;">Stockholder Equity</span></p>
<p>Capital Stock                       Rp. 25.000</p>
<p>Rtained Earning                <span style="text-decoration:underline;">Rp.   28.800</span> <span style="text-decoration:underline;">Rp.. 53.900</span></p>
<p>Total Liabilities &amp; Stockholders Equity Rp. 77.400</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>PT SS</p>
<p>WORK SHEET FOR COMBINED INCOME STATEMENT</p>
<p>For Month Ended Oktober 31, 19 x 6</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="726">
<tbody>
<tr>
<td rowspan="2" width="280"></td>
<td rowspan="2" width="90">Home Office</td>
<td rowspan="2" width="90">Branch ¹ 1</td>
<td colspan="2" width="180">Elimination</td>
<td rowspan="2" width="86">Combined Income Statement</td>
</tr>
<tr>
<td width="90">Dr</td>
<td width="90">Cr</td>
</tr>
<tr>
<td width="280" valign="top">Sales&nbsp;</p>
<p>Cost Of Goods Sold :</p>
<p>Merchandise Inventory, Oktober 1</p>
<p>Purchases</p>
<p>Shipment from Home Office</p>
<p>Less : Shipment to Branch ¹ 1</p>
<p>Merchandise Available for Sale</p>
<p>Less : Merchandise Inventory, Oktober 31</p>
<p>Cost of Goods Sold</p>
<p>Gross Profit</p>
<p>Expense :</p>
<p>Salaries &amp; Commision Expense</p>
<p>Rent Expense</p>
<p>Advertising Expense</p>
<p>Depreciation Expense – Furniture &amp; Fixture</p>
<p>Insurance Expense</p>
<p>Taxes Expense</p>
<p>Miscelaneous Expense</p>
<p>Total Expense</p>
<p>Operating Income</p>
<p>Addition : Interest Income, Branch ¹ 1</p>
<p>Deduct : Interest Expense, home Office</p>
<p>Net Income</td>
<td width="90" valign="top">24.000&nbsp;</p>
<p>38.000</p>
<p>16.000</p>
<p>-</p>
<p>54.000</p>
<p>12.000</p>
<p>42.000</p>
<p>30.000</p>
<p>12.000</p>
<p>12.000</p>
<p>1.900</p>
<p>1.000</p>
<p>800</p>
<p>400</p>
<p>250</p>
<p>150</p>
<p>1.450</p>
<p>5.950</p>
<p>6.050</p>
<p>90<br />
6.140</p>
<p>&nbsp;</td>
<td width="90" valign="top">6.500&nbsp;</p>
<p>12.000</p>
<p>12.000</p>
<p>8.100</p>
<p>3.600</p>
<p>2.900</p>
<p>400</p>
<p>200</p>
<p>300</p>
<p>50</p>
<p>35</p>
<p>25</p>
<p>150</p>
<p>1.160</p>
<p>1.740</p>
<p>90</p>
<p>1.650</td>
<td width="90" valign="top">&nbsp;</p>
<p>12.000</p>
<p>90</p>
<p>12.090</p>
<p>&nbsp;</td>
<td width="90" valign="top">&nbsp;</p>
<p>12.000</p>
<p>90</p>
<p>12.090</p>
<p>&nbsp;</td>
<td width="86" valign="top">30.500&nbsp;</p>
<p>38.000</p>
<p>16.000<br />
54.000</p>
<p>-</p>
<p>54.000</p>
<p>38.100</p>
<p>15.600</p>
<p>14.900</p>
<p>2.300</p>
<p>1.200</p>
<p>1.100</p>
<p>450</p>
<p>285</p>
<p>175</p>
<p>1.600</p>
<p>7.110</p>
<p>7.790</p>
<p>-</p>
<p>-</p>
<p>7.790</p>
<p>&nbsp;</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>PT SS</p>
<p>COMBINED INCOME STATEMENT FOR HOME OFFICE AND BRANCH</p>
<p>For Month Ended Dec 31, 19 x 9</p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="608">
<tbody>
<tr>
<td width="328" valign="top">Sales&nbsp;</p>
<p>Cost Of Goods Sold</p>
<p>Merchandise Inventory October 1</p>
<p>Purchases</p>
<p>Merchandise Available For Sale</p>
<p>Less : Merchandise Inventory, October   31</p>
<p>Gross Profit</p>
<p>Expense :</p>
<p>Salaries &amp; Comission Expense</p>
<p>Rent Expense</p>
<p>Advertising Expense</p>
<p>Depreciation Expense – Furniture   &amp; Fixture</p>
<p>Insurance Expense</p>
<p>Taxes Expense</p>
<p>Miscelanious expense</p>
<p>Net Income</td>
<td width="96" valign="top">&nbsp;</p>
<p>Rp. 38.000</p>
<p><span style="text-decoration:underline;">Rp. 16.000</span></p>
<p>Rp. 54.000</p>
<p><span style="text-decoration:underline;">Rp. 38.400</span></td>
<td width="96" valign="top">&nbsp;</p>
<p>Rp. 2.300</p>
<p>Rp. 1.200</p>
<p>Rp. 1.100</p>
<p>Rp.    450</p>
<p>Rp.    285</p>
<p>Rp.    175</p>
<p><span style="text-decoration:underline;">Rp. 1.600</span></td>
<td width="88" valign="top">Rp. 30.500&nbsp;</p>
<p><span style="text-decoration:underline;">Rp. 15.600</span></p>
<p>Rp. 14.900</p>
<p><span style="text-decoration:underline;">Rp.      1.700</span></p>
<p>Rp.      7.790</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>BAB VIII HUBUNGAN KANTOR PUSAT DAN KANTOR CABANG – PROSEDUR KHUSUS ( HOME OFFICE AND BRANCH RELATIONSHIP – SPECIAL PROBLEM )</p>
<p>1.      PERSOALAN KHUSUS AKUNTANSI</p>
<p>2.      PENGIRIMAN UANG TUNAI ANTAR CABANG</p>
<p>3.      PENGIRIMAN BARANG DAGANG ANTAR CABANG</p>
<ul>
<li>PENGIRIMAN BARANG KE KANTOR CABANG, DIFAKTURKAN DI ATAS HARGA POKOK</li>
<li>PENGIRIMAN BARANG KE KANTOR CABANG, DIFAKTURKAN DENGAN HARGA JUAL ECERAN</li>
</ul>
<p>LAPORAN KEUANGAN GABUNGAN ( COMBINED STATEMENT )</p>
<p>CH 8 HUBUNGAN KANTOR PUSAT DAN KANTOR CABANG – PROSEDUR KHUSUS ( HOME OFFICE &amp; BRANCH RELATIONSHIP – SPECIAL PROBLEM )</p>
<p>Ø  Persoalan Khusus Akuntansi</p>
<ul>
<li>Pengiriman uang tunai antar cabang ( Interbranch Transfer of Cash )</li>
<li>Pengiriman barang dagangan antar cabang  ( Interbranch Transfer of Merchandise )</li>
<li>Pengiriman barang dagangan ke kantor cabang dengan faktur :</li>
</ul>
<p>a.       Harga melebihi harga pokok ( cost )</p>
<p>b.      Harga penjualan eceran</p>
<p>Merchandise Shipment to Branches Involving Billing at arbitrary rates above cost or at Retail Sales Prices</p>
<p>Ø  Pengiriman Uang Tunai Antar Cabang</p>
<ul>
<li>Hubungan Umum   : Kantor cabang mempunyai hubungan                  dengan kantor pusat  dan pihak luar untuk transaksi kas.</li>
<li>Hubungan khusus : Kantor pusat dapat meminta dan menyetujui kepada satu kantor cabang mengirim uang tunai ke kantor cabang lainnya.</li>
</ul>
<table cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="90" height="0"></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="198" height="42" bgcolor="white">
<table cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td>
<div>
<p>BRANCH     OFFICE ¹ 1</p>
</div>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="182" height="42" bgcolor="white">
<table cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td>
<div>
<p>BRANCH     OFFICE ¹2</p>
</div>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Transfer of cash</p>
<p>Ilustrasi :</p>
<p>♦   Permintaan kantor pusat kepada kantor cabang ¹ 1 untuk mengirimkan uang tunai Rp 1.000 kepada kantor cabang ¹ 2.</p>
<p>♦   Pencatatan pengiriman uang tunai pada buku-buku kantor pusat dan cabang.</p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="592">
<tbody>
<tr>
<td width="192" valign="top">Home Office</td>
<td width="192" valign="top">Branch ¹ 1</td>
<td width="208" valign="top">Branch ¹ 2</td>
</tr>
<tr>
<td width="192" valign="top">Branch ¹ 2 Rp. 1.000</td>
<td width="192" valign="top">Home Office Rp. 1.000</td>
<td width="208" valign="top">Cash           Rp. 1.000</td>
</tr>
<tr>
<td width="192" valign="top">Branch ¹ 1 Rp. 1.000</td>
<td width="192" valign="top">Cash            Rp. 1.000</td>
<td width="208" valign="top">Home Office Rp. 1.000</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>♦   Apabila prosedur ini diikuti, maka penyesuaian antara masing-masing kantor cabang tidak diperlukan. Seluruh tanggung jawab kantor cabang sebagai unit usaha yang berafiliasi nantinya diikhtisarkan ke dalam masing-masing perkiraan / rekening pada buku kantor pusat.</p>
<p>Ø  Pengiriman Barang Dagang Antar Cabang</p>
<p>♦   Hubungan Umum : Kantor pusat menyediakan barang dagangan untuk masing-masing kantor cabang.</p>
<p>♦   Hubungan Khusus : Kantor pusat dapat meminta dan menyetujui pengiriman barang dagangan dari satu kantor cabang ke kantor cabang lainnya.</p>
<p>♦   Masalah Khusus : “ Biaya Angkut ( Freight Charges ) “</p>
<p>Yang dibebankan kepada dan dibayar oleh kantor cabang yang Mengirim ; kepada kantor cabang yang menerima, serta perhitungan pembebanan biaya angkut di kantor pusat, diantaranya :</p>
<p>a)      Kantor cabang yang mengirim barang dagangan membayar biaya angkut dan memperhitungkan sebagai beban kantor pusat.</p>
<p>b)      Kantor cabang yang menerima barang dagangan dibebankan biaya angkut yang normal, seperti halnya menerima barang dagangan dari kantor pusat.</p>
<p>c)      Kantor pusat memperhitungkan biaya angkut untuk pengiriman barang antar cabang ke dalam rekening :</p>
<p><span style="text-decoration:underline;">“ Kelebihan biaya angkut untuk pengiriman barang dagang antar kantor cabang “ – Excess Freight on Interbranch Transfer of Merchandise.</span></p>
<p>Yaitu : Kelebihan biaya angkut dari biaya angkut yang normal !.</p>
<p>Dalam penyusunan perhitungan rugi-laba kantor pusat, rekening “kelebihan biaya angkut untuk pengiriman barang dagangan antar kantor cabang” dilaporkan sebagai subtraksi dari ikhtisar pendapatan kantor cabang (Summary of Branch Earnings) dibagian bawah dari perhitungan rugi-laba.</p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="19" height="1"></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Home Office   →      excess Freight on Interbranch Transfer of merchandise (Rp 600 + Rp 450) – Rp 650 = Rp 400</p>
<ul>
<li>Ilustrasi :</li>
</ul>
<p>♦   PT. Superior mengirim barang dagangan dengan faktur Rp 4500 ditambah biaya angkut Rp 600 kepada kantor cabang ≠ 5. Pada tanggal berikutnya, permintaan kantor pusat kepada kantor cabang ¹ 5 untuk mengirim barang dagangan ke kantor cabang ¹ 8. Guna memenuhi permintaan kantor pusat, kantor cabang ¹ 5 telah mengeluarkan biaya angkut Rp 450. Sekiranya barang dagangan tersebut dikirim langsung oleh kantor pusat untuk memenuhi kebutuhan kantor cabang ¹ 8, biaya angkut (Normal) sebesar Rp 650</p>
<p>♦   Pencatatan pengiriman barang antar cabang pada buku-buku kantor pusat, kantor cabang ¹ 8 sebagai berikut :</p>
<p><span style="text-decoration:underline;">BOOKS OF HOME OFFICE</span></p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="567">
<tbody>
<tr>
<td width="279" valign="top">Trasaksi &#8211; transaksi</td>
<td width="287" valign="top">Entry/Jurnal</td>
</tr>
<tr>
<td width="279" valign="top">Pengiriman barang dagang harga pokok dan   pembebanan biaya angkut ke kantor cabang ¹ 5.</td>
<td width="287" valign="top">Branch ¹ 5                             5.100&nbsp;</p>
<p>Shipments to Branch ¹ 5             4.500</p>
<p>Cash                                              600</td>
</tr>
<tr>
<td width="279" valign="top">Permintaan untuk mengirim barang dari kantor   cabang ¹ 5 ke cabang ¹ 8. Kantor cabang ¹ 8 dibebankan harga pokok dan biaya angkut   normal; kantor cabang ¹5 di kredit untuk pembebanan barang yang dikirim   mula-mula ditambah biaya angkut yang telah dibayar untuk pengiriman ke kantor   cabang ¹ 8.</td>
<td width="287" valign="top">Shipments to Branch ¹ 5         4.500&nbsp;</p>
<p>Shipments to Branch ¹ 8             4.500</p>
<p>Branch ¹ 8                             5.150</p>
<p>Excess Freight on Interbranch –</p>
<p>Transfer of Merchandise          400</p>
<p>Branch ¹ 5                                5.550</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><span style="text-decoration:underline;">BOOKS OF BRANCH </span><span style="text-decoration:underline;">¹</span><span style="text-decoration:underline;"> 5</span></p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="567">
<tbody>
<tr>
<td width="279" valign="top">Transaksi &#8211; transaksi</td>
<td width="287" valign="top">Entry / Jurnal</td>
</tr>
<tr>
<td width="279" valign="top">Penerimaan barang dan pembebanan untuk harga   pokok dan biaya angkut.</td>
<td width="287" valign="top">Shipments from Home Office  4.500&nbsp;</p>
<p>Freight In                                     600</p>
<p>Home   Office                               5.100</td>
</tr>
<tr>
<td width="279" valign="top">Pengiriman barang-barang atas permintaan kantor   pusat;  pembebanan kepada kantor pusat   sebesar pembebanan mula – mula ditambah pembayaran biaya angkut untuk   pengiriman barang lanjutan ke kantor cabang ¹ 8.</td>
<td width="287" valign="top">Home Office                            5.550&nbsp;</p>
<p>Shipments from Home Office      4.500</p>
<p>Freight In                                       600</p>
<p>Cash                                                450</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><span style="text-decoration:underline;">BOOKS OF BRANCH </span><span style="text-decoration:underline;">¹</span><span style="text-decoration:underline;"> 8</span></p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="567">
<tbody>
<tr>
<td width="279" valign="top">Transaksi &#8211; transaksi</td>
<td width="288" valign="top">Entry / Jurnal</td>
</tr>
<tr>
<td width="279" valign="top">Penerimaan barang-barang dari kantor cabang ¹ 5; pembebanan diakui untuk harga pokok barang   dari biaya angkut normal.</td>
<td width="288" valign="top">Shipments from Home Office   4.500&nbsp;</p>
<p>Freight In                                      650</p>
<p>Home Office                                5.150</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Asumsi Ilustrasi :</p>
<ul>
<li>Kantor cabang tidak bertanggung jawab atas kelebihan biaya angkut tersebut dan dibebankan untuk dilaporkan pada buku-buku kantor pusat.</li>
<li>Kelebihan biaya angkut yang timbul akibat kesalahan pemesanan barang-barang oleh suatu cabang atau dari beberapa kantor cabang lainnya, maka pembebanan tersebut dibenarkan oleh cabang dan dilaporkan dalam buku-buku kantor cabang.</li>
</ul>
<p>Pengiriman barang dagang ke kantor cabang</p>
<p>Difakturkan kantor pusat dengan harga :</p>
<p>A.    Harga melebihi (diatas) harga pokok (cost).</p>
<p>B.     Harga penjualan eceran (retail sales price)</p>
<p>A.    Pengiriman kantor cabang, difakturkan diatas harga pokok.</p>
<p>1.      Hubungan umum  :   Kantor pusat menyediakan barang dagangan untuk masing-masing kantor cabang</p>
<p>2.      Hubungan khusus :   Kantor pusat menetapkan harga faktur diatas harga pokok untuk setiap pengiriman barang dagangan ke kantor cabang</p>
<p>a.       Tujuan penetapan harga faktur diatas harga pokok</p>
<p>Kepala kantor cabang tidak dapat mengetahui secara lengkap informasi laba aktual dari hasil operasi kantor cabang.</p>
<p>b.      Prosedur akntansi hubungan kantor pusat dengan kantor cabang</p>
<p>1.      Pada saat pengiriman barang dagangan dari kantor pusat ke kantor cabang. Peristiwa ini terjadi selam periode akuntansi.</p>
<p>2.      Pada saat pelaporan nilai persediaan barang dagangan oleh kantor cabang ke kantor pusat. Peristiwa ini terjadi pada akhir periode akuntansi, dan kantor cabang mengirimkan pelaporan laba / rugi bersih.</p>
<p>1.      Pada saat pengiriman barang dagangan dari kantor pusat ke kantor cabang</p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="23" height="7"></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Pengiriman barang dagangan :</p>
<p>·  Harga Pokok ( cost )             $ 10.000</p>
<p>·  Harga Difakturkan                $ 12.000</p>
<p>( cost + 20 % )</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="608">
<tbody>
<tr>
<td width="288">HO</td>
<td width="320">BO 1</td>
</tr>
<tr>
<td width="288" valign="top">Branch ¹ 1                      12.000&nbsp;</p>
<p>Shipment to Branch ¹ 1       10.000</p>
<p>Unrealized Intercompany</p>
<p>Inventory Profit                      2.000</td>
<td width="320" valign="top">Shipment from home office       12.000&nbsp;</p>
<p>Home office                                   12.000</p>
<p>&nbsp;</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>2.      Pelaporan nilai sisa persediaan oleh kantor cabang ke kantor pusat</p>
<p>Pengiriman barang dagangan</p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="94" height="42" bgcolor="white">
<table cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td>
<div>
<p>Customer</p>
</div>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="78" height="42" bgcolor="white">
<table cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td>
<div>
<p>BO     ¹ 1</p>
</div>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="70" height="42" bgcolor="white">
<table cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td>
<div>
<p>HO</p>
</div>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Harga diafakturkan $ 12.000             Penjualan $ 8.600</p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="26" height="8"></td>
<td width="12"></td>
<td width="193"></td>
<td width="2"></td>
<td width="30"></td>
<td width="139"></td>
</tr>
<tr>
<td height="12"></td>
<td colspan="4"></td>
<td align="left" valign="top"></td>
</tr>
<tr>
<td height="12"></td>
</tr>
<tr>
<td height="1"></td>
<td rowspan="2" align="left" valign="top"></td>
</tr>
<tr>
<td height="26"></td>
<td></td>
<td align="left" valign="top"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Pelaporan nilai sisa persediaan $ 8.400</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="544">
<tbody>
<tr>
<td width="272" valign="top">HO</td>
<td width="272" valign="top">BO ¹ 1</td>
</tr>
<tr>
<td width="272" valign="top">
<ul>
<li>Menilai   harga pokok penjualan sebenarnya :</li>
</ul>
<p>( Harga faktur – Nilai sisa   persediaan )</p>
<p>÷</p>
<p>( $ 12.000 – 8.400 ) ÷</p>
<p>$ 3.600 ÷ 1,2% = $ 3.000</p>
<ul>
<li>Menilai   laba BO ¹ 1 terlalu rendah $ 600 ( = $ 3.600 &#8211;   $ 3.000 )</li>
<li>Menghitung Unrealized   Intercompany Inventory Profit</li>
</ul>
<p>$ 1.400 ( = $2.000 &#8211; $ 600 )</td>
<td width="272" valign="top">
<ul>
<li>Melaporkan   laba bersih</li>
</ul>
<p>Hasal Penjualan                    $ 8.600</p>
<p>Harga Pokok Penjualan :</p>
<p>-            Harga pokok</p>
<p>Barang yang</p>
<p>Diterima dari</p>
<p>HO                    $ 12.000</p>
<p>-            Nilai sisa   per-</p>
<p>sediaan            <span style="text-decoration:underline;">$   8.400</span> <span style="text-decoration:underline;">$ 3.600</span></p>
<p>$ 5.000</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="659">
<tbody>
<tr>
<td width="216" valign="top">Transaksi</td>
<td width="219" valign="top">Home Office Book</td>
<td width="224" valign="top">Branch Book</td>
</tr>
<tr>
<td width="216" valign="top">
<ul>
<li>Untuk   menutup laba kantor cabang pada perkiraan kantor pusat.</li>
<li>Untuk   mengakui laba kantor cabang pada buku kantor pusat.</li>
</ul>
</td>
<td width="219" valign="top">&nbsp;</p>
<p>Branch ≠                     5.000</p>
<p>Branch ≠  1 Income      5.000</p>
<p>&nbsp;</td>
<td width="224" valign="top">Income Summary          5.000&nbsp;</p>
<p>Home Office                  5.000</td>
</tr>
<tr>
<td width="216" valign="top">
<ul>
<li>Untuk   mengurangkan perkiraan laba yang belum direalisasi guna menyeimbangkan dan   membenarkan laba kantor cabang terlalu rendah.</li>
</ul>
</td>
<td width="219" valign="top">Unrealized&nbsp;</p>
<p>Intercompany</p>
<p>Inventory Profit              600</p>
<p>Branch ≠  1 Income       600</p>
<p>&nbsp;</td>
<td width="224" valign="top"></td>
</tr>
<tr>
<td width="216" valign="top">
<ul>
<li>Untuk   menutup laba kantor cabang ke dalam perkiraan ikhtisar rugi laba</li>
</ul>
</td>
<td width="219" valign="top">Branch ≠    1 Income     5.600&nbsp;</p>
<p>Income Summary        5.600</td>
<td width="224" valign="top"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Saldo “ Unrealized Intercompany Inventory Profit “ disajikan di neraca HO sebagai pengurang perkiraan Investasi di BO.</p>
<p>B.     Pengiriman barang ke kantor cabang difakturkan dengan harga jual eceran</p>
<p>1.      Hubungan Umum : Kantor pusat menyediakan barang dagangan untuk masing-masing kantor cabang.</p>
<p>2.      Hubungan Khusus : Kantor pusat menetapkan harga faktur untuk setiap pengiriman barang dagangan ke kantor cabang berdasarkan harga jual eceran.</p>
<p>a.       Tujuan menetapkan harga faktur berdasarkan harga jual eceran.</p>
<p>v  Merahasiakan informasi laba aktual dari hasil operasi kantor cabang.</p>
<p>v  Mengendalikan barang dagangan yang diurus kantor cabang menjadi lebih efektif.</p>
<p>b.      Prosedur akuntansi hubungan kantor pusat dengan kantor cabang.</p>
<p>1)      Pada saat pengiriman barang dagangan dari kantor pusat ke kantor cabang, terjadi selama periode akuntansi. Akuntansi di HO dan BO sama dengan harga faktur di atas harga pokok.</p>
<p>2)      Pada saat pelaporan nilai sisa persediaan barang dagangan sekaligus pelaporan laba bersih oleh kantor cabang ke kantor pusat, terjadi pada akhir periode akuntansi. Akuntansi di HO dan BO sama dengan harga faktur di atas harga pokok.</p>
<p>Contoh penilaian sisa persediaan ( Exercise, NO.5 )</p>
<p>The Berckeley branch of the Bruin Co, is billed for merchandise by the home office at 20 % above cost. The branch in turn price merchandise for sales purposes at 25 % above billed price. On January 17 all the branch merchandise is destroyed by fire. No insurance was main rained. Branch accounts show the following information :</p>
<p>Mercahndise Inventory, Jan. 1 ( at billed price )          Rp.                26.400</p>
<p>Shipment from Home Office ( Jan 1 – 17 )                  Rp.                20.000</p>
<p>Sales                                                                              Rp.                15.000</p>
<p>Sales Return                                                                  Rp.                  2.000</p>
<p>Sales Allowance                                                            Rp.                  1.000</p>
<p>a.       What was the cost of merchandise destroyed ?</p>
<p>b.      Prepare the entries on both the branch book and the home office books to record the loss ( Assume perpetual inventory record ).</p>
<p><span style="text-decoration:underline;">Solusi penilaian sisa persediaan </span></p>
<p>a.       The cost of the merchandise distroyed was $ 30.000</p>
<p>Total merchandise acquired from HO, at billed price :</p>
<p>v  Inventory, Januari 1                                                                  $ 26.400</p>
<p>v  Shipment from HO, Jan. 1 – 17                                                <span style="text-decoration:underline;">$ 20.000</span></p>
<p>$ 46.400</p>
<p>Cost of goods sold, Jan. 1 – 17, at billed price :</p>
<p>v  Net Sales, $ 13.200 ÷ 1,25 or                                                   <span style="text-decoration:underline;">$ 10.400</span></p>
<p>Merchandise on hand, Jan 17, at billed price                                  <span style="text-decoration:underline;">$ 36.000</span></p>
<p>Merchandise on hand, Jan 17, at cost $ 36.000 ÷ 1,20 or              $ 30.000</p>
<br />Filed under: <a href='http://milamashuri.wordpress.com/category/akuntansi/'>AKUNTANSI</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/milamashuri.wordpress.com/591/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/milamashuri.wordpress.com/591/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/milamashuri.wordpress.com/591/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/milamashuri.wordpress.com/591/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/milamashuri.wordpress.com/591/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/milamashuri.wordpress.com/591/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/milamashuri.wordpress.com/591/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/milamashuri.wordpress.com/591/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/milamashuri.wordpress.com/591/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/milamashuri.wordpress.com/591/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/milamashuri.wordpress.com/591/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/milamashuri.wordpress.com/591/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/milamashuri.wordpress.com/591/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/milamashuri.wordpress.com/591/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=milamashuri.wordpress.com&amp;blog=11481229&amp;post=591&amp;subd=milamashuri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://milamashuri.wordpress.com/2011/03/28/akuntansi-kantor-pusat-dan-kantor-cabang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a6057244776931a369e9fd5b0ef7ed42?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">milanovira</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
